Kamis, 18 Oktober 2018

Individu, Keluarga, Masyarakat


3.1    Pertumbuhan Individu
·    Pengertian Individu
Kata latin dari Individu adalah Individuum yang berarti yan tak terbagi. Kata individu dapat disebut sebagai suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas.
Individu sendiri bisa berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yang disebut sebagai perseorangan.
 (sumber:Ilmu Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)           

·    Pengertian Pertumbuhan
Pertumbuhan adalah suatu perubahan dari object tersebut berkembang ke arah yang lebih besar atau dewasa.
Menurut para ahli pertumbuhan pada dasarnya merupakan proses asosiasi. Bagian bagian merupakan proses asosiasi yang primer.

 (sumber: Ilmu Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)
·    Menyebutkan Fakor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan

Pertumbuhan pada garis besarnya dapat digolongkan kedalam tiga ,yaitu :
Ø Nativistik
Ø Konvergensi dan Interaksionisme
Ø Empiristik dan Environmentalistik

Tahap pertumbuhan berdasar psikologi adalah individu dari saat lahir sampai dewasa melaui masa-masa:
Ø Vital
Ø Estetik
Ø Intelektual
Ø Remaja
Ø Usia Mahasiswa
(sumber; Ilmu Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)
3.2    Fungsi Keluarga

·    Pengertisn fungsi keluarga
Keluarga merupakan suatu kesatuan masyarakat terkecil yang disebut kelompok kecil dalam sebuah organisasi masyarakat. Fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan yang dilakukan oleh anggota keluarga itu sendiri.
(sumber:Ilmu Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)

·    Macam-macam fungsi keluarga
Pekerjaan yang dilakukan dalam keluarga terbagi menjadi beberapa golongan fungsi,yaitu:
Ø Fungsi Keagamaan
Ø Fungsi Biologis
Ø Fungsi Ekonomi
Ø Fungsi Sosial
Ø Fungs Pemeliharaan

Fungsi-fungsi keluarga:
a)  Sebagai wadah untuk pembentukan kepribadian anak-anak.
b)  Berfungsi untuk membentuk kepribadian.
c)  Sebagai prantara (transmisi) kebudayaan masyarakat.
d)  Sebagai lembaga perkumpulan ekonomi.
e)  Sebagai tempat mengasuh dan mendidik anak-anak yang ada di keluarga tersebut.
(sumber: Ilmu Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)

3.3    Individu, Keluarga dan Masyarakat

·    Pengertian Keluarga
Mengenai pengertian keluarga ada beberapa pendapat antara lain:
Ø Sigmund Freud berpendapat bahwa keluarga adalah perwujudan dari adanya perkawinan antara pria dan wanita, sehingga keluarga itu merupakan perwujudan dorongan-dorongan seksual.
Ø Ki Hajar Dewantara berpendapat bahwa keluarga itu adalah kumpulan beberapa orang yang karena terkait oleh satu turunan lalu mengerti dan merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki, eksensial enak dan berkehendak bersama-sama memperteguh golongan itu untuk memulihkan masing-masing anggotanya.
(sumber: Ilmu Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)

·    Pengertian Masyarakat
Mengenai pengertian masyarakat antara lain, menurut:
Ø Drs.JBAF.Mayor Polak berpendapat bahwa masyarakat adalah wadah segenap antar hubungan sosial terdiri dari kolektiva-kolektiva seta kelompok-kelompok dan sub-sub kelompok.
Ø Prof.M.M. Djojodiguno berpendapat bahwa masyarakat adalah suatu kebulatan dari segala perkembangan dalam hidup bersama antara manusia dengan manusia.
Ø Hasan Sadily berpendapat bahwa masyarakat adalah suatu keadaan badan atau kumpulan manusia yang hidup bersama.
(sumber: Ilmu Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)

·    2 golongan masyarakat
Dalam perkembangan dan pertumbuhan suatu masyarakat, di golongkan menjadi 2, yaitu:
1)  Masyarakat primitif
2)  Masyarakat modern
(sumber: Ilmu Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)

·    Perbedaan antara kelompok masyarakat non industri dengan masyarakat industri
1)  Masyarakat non industri
Masyarakat non industri bisa disebut kelompok nasional yang digolongkan menjadi 2, yaitu:
Ø Kelompok primer
Interaksi yang terjadi antar anggota lebih terikat secara intensif, lebih erat, lebih akrab. Kelompok ini juga disebut  face to face group, sebab para anggota sering bercakap tatap muka.
Ø Kelompok sekunder
Anggota kelompok sekunder saling berhubungan secara tidak langsung, dan kurangnya sifat kekelurgaan yang terjalin pada anggota kelompok. Oleh sebab itu sifat interaksi, pembagian kerja, antara anggota kelompok yang diatur oleh pertimbangan rasional dan objektif.
2)  Masyarakat industri
Masyarakat industri diartikan sebagai kepandaian/keahlian khusus yang dimiliki seseorang sampai pada batas-batas tertentu.
(sumber; Ilmu Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)

3.4    Hubungan antara Individu keluarga dan Masyarakat

·    Makna individu
Manusia adalah makhluk individu yang berarti makhluk yang tidak dapat antara jiwa dan raganya dipisah-pisahkan.
Para ahli psikologi modern menyatakan bahwa manusia itu merupakan suatu kesatuan yang kegiatannya sebagai keseluruhan.
Fallport menyatakan kepribadian manusia sebagai makhluk individu yaitu : Kepribadian sebagai organisasi dinamis daripada sistem psyco-physik dalam individu yang ikut serta menentukan caranya yang khas dalam menyesuaikan dirinya dengan lingkungan (W.A.Gerungan, 1980:28).
Untuk menjadi suatu individu yang “mandiri” harus melalui Proses pemantapan dalam pergaulan di lingkungan keluarga pada tahap awal.
Menurut Sugmund Freud, superego manusia sudah mulai terbentuk pada saat manusia berumur 5-6 tahun (W.A. Gerungan, 1980:29)
(sumber: Ilmu Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)
·    Makna keluarga
Keluarga merupakan kelompok paling penting yang ada di dalam masyarakat. Keluarga merupakan sebuah grup yang terbentuk dari adanya pernikahan yang terjadi.
5 macam sifat yang terpenting,yaitu:
1)  Hubungan suami-istri.
2)  Bentuk perkawinan dimana suami-istri itu diadakan.
3)  Susunan nama-nama dan istilah-istilah.
4)  Harta benda keluarga
5)  Pada umumnya keluarga itu rumah bersama.
(sumber; Ilmu Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)
·    Makna masyarakat
Beberapa defisi tentang masyarakat:
1)  R. Linton : Seseorang ahli antropologi mengemukakan, bahwa masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerjasama dan berfikir tentang dirinya sebagai satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu.
2)  J.L. Gillin dan J.P. Gillin : Mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar dan mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap dan perasaan persatuan yang sama. Masyarakat itu meliputi pengelompokan-pengelompokan yang lebih kecil.
3)  M.J. Herskovist : Menulis bahwa masyarakat adalah kelompok individu yang diorganisasikan dan mengikuti satu cara hidup tertentu.
4)  Linton : Maka masyarakat itu timbul dari setiap kumpulan individu, yang telah cukup lama hidup dan bekerja sama dalam waktu lama.
5)  Hasan Shadily : Mendefinisikan masyarakat adalah goongan besar atau kecil dari beberapa manusia, dengan atau kerena sendirinya, bertalian secara golongan dan mempunyai pengaruh kebatinan satu sama lain.
6)  S.R. Steinmets : Seseorang sosiologi bangsa Belanda, mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar, yang meliputi pengelompokan-pengelompokan manusia yang lebih kecil, yang mempunyai perbuhungan yang erat dan teratur.
Masyarakat harus mempunyai syarat-syarat, sebagai berikut :
1)  Harus ada perkumpulan manusia.
2)  Telah tinggal dalam waktu yang lama di suatu daerah.
3)  Adanya undang-undang yang mengatur mereka untuk menuju kepada kepentingan dan tujuan bersama.
 (sumber: Ilmu Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)
·    Hubungan antara individu, keluarga dan masyarakat
1.  Hubungan individu degan keluarga
Individu memiliki hubungan yang erat dengan keluarga karena ia dilahirkan dari keluarga, tumbuh dan kembang untuk kemudian membentuk sendiri keluarga batinnya.

2.  Hubungan individu dengan lembaga
Lembaga diartikan sebagai norma-norma yang berintegrasi di sekitar suatu fungsi masyarakat yang penting. Jadi, ada segi kultural berupa norma-norma dan nilai-nilai.

3.  Hubungan individu dengan komunitas
Komunitas diartikan sebagai satuan kebersamaan hidup sejumlah orang banyak yang memliki ciri teritorialitas yang terbatas, keorganisasian tata kehidupan bersama, dan berlakunya nilai-nilai yang orientasi nilai yang kolektif (Polpin,1960).

4.  Hubungan individu dengan masyarakat
Masyarakat merupakan satuan lingkungan sosial yang bersifat makro. Aspek teritorium kurang diperhatikan, namun aspek keteraturan sosial dan wawasan hidup kolektif memperoleh bobot yang lebih besar.
Unsur-unsur masyarakat yang terdiri dari pranata, status, dan peranan individu.

 (sumber: Ilmu Sosial Dasar, IR.M.Munandar Solaeman,MS)
                       
3.5    Urbanisasi
·    Pengertian Urbanisasi
Urbanisasi adalah perpindahan tempat tinggal penduduk dari desa ke kota. Orang yang melakukan hal ini disebut urban.
·    Proses Urbanisasi
Proses Urbanisai terjadi dimana keadaan masyarakat yang bersangkutan menyangkut 2 aspek ini, yaitu:
Ø Perubahan masyarakat desa menjadi kota
Ø Penambahan penduduk yang terjadi karena banyak penduduk desa mengalir ke kota
Hal diatas terjadi akibat banyaknya daya tarik pada kota tersebut,daya tarik tersebut berupa:
Ø Adanya pusat Pemerintahan
Ø Sangat strategis untuk membangun usaha
Ø Banyaknya lahan pekerjaan.



KASUS :
          Banyaknya manusia yang masih menyendiri hidupnya, tidak bisa bergaul terhadap lingkungan sekitar. Hal itu menyebabkan dia menjadi tidak terlihat pada kaum mayoritas.
ANALISIS
Banyaknya komunitas yang ada membuat manusia semakin bisa menjalin tali silahturahmi kepada manusia lainya, sehingga mereka bisa menjadi suatu kelompok

Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan


2.1       Pertumbuhan pendudukan
Ø  Perkembangan Penduduk Dunia
    
  tabel Populasi perkembangan penduduk dunia sejak 1950 sampai 2008

      
        NEGARA

           POPULASI 1950

           POPULASI 2008

CHINA

562.579.779


1.333.207.572

AMERIKA SERIKAT

152.271.000


304.838.948

INDIA

1.154.845.005


361.088.000

RUSIA

101.936.816


141. 166.731

JEPANG

83.805.000


989.000

INDONESIA

119.208.229


238.567.492

BRAZIL

51.944.397


197.254.181

WORLD

2.555.948.654


6.736.383.012

              Tabel Perkembangan, pertumbuhan, dan jumlah penduduk Indonesia
tahun
Pertumbuhan
Jumlah penduduk
1930-1961
2,15
97.232.132
1961-1970
2,35
11.254.241
1971-1980
2,32
147.490.298
1980-1990
1,18
179.378.946
1990-2000
1,31
206.264.595
2000-2010
1,49
237.641.326
2010-2014
1,37
252.000.000
(sumber: Badan pusat Statistik 2015)
Ø  Penggandaan penduduk dunia

Tahun penggandaan
Perkiraan penduduk dunia
Waktu
800 SM
5 juta
-
1650 tahun
500 juta
 1500
1830 tahun
1 milyard
180
1930 tahun
2 milyard
100
1975 tahun
4 milyard
45
 
 (sumber: Ehrlich,Paul,R,et,al,Human ecology W.H freeman and co san fransisco).

Ø  Faktor-faktor Demografi yang mempengaruhi pertambahan penduduk
1.      Kematian / mortalitas
Kematian yaitu tanda hilangnya kehidupan pada manusia secara permanen.
2.      Kelahiran / natalitas
Kelahiran mempunyai sifat menambah jumlah penduduk.
3.      Imigrasi / mobilitas
Imigrasi yaitu apabila ada penduduk yang pindah ke kota, dan mereka menggandakan kartu identitas mereka atau ktp menjadi dua, yang akan menyulitkan pada saat pendataan penduduk.

(sumber:prof.Sri Murtiningsih Adieotomo. Ph. D, dasar-dasar demografi).

Ø  Rumus Tingkat kematian Kasar Dan Khusus
·         Rumus tingkat kematian kasar

CDR = D/P x K

CDR : Crude Death Rate (angka kematian kasar)
D      : jumlah kematian (death) pada tahun tertentu
P       : jumlah penduduk  pada petengahan tahun tertentu
K       : bilangan konstan 100

·         Rumus tungkat kematian khusus

ASDRx = Dx/Px x K

ASDRx  : angka kematian khusus umur tertentu (x)
Dx         : jumlah kematian pada umur tertentu selama satu tahun
Px         : jumlah penduduk padaumur tertentu
K        : bilangan konstan 100


Ø  Angka kelahiran

1.      Angka kelahiran kasar (crude birth rate/ CBR)
Angka kelahiran kasar yaitu angka yang menyatakan banyaknya kelahiran setiap 1.000 penduduk.
2.      Angka kelahiran khusus (age specific birth rate/ASBR)
Angka kelahiran khusus yaitu angka yang menyatakan banyaknya kelahiran setiap 1.000 penduduk wanita pada kelompok umur tertentu.
3.      Angka kelahiran umum (general fertility rate/GFR)
Angka kelahiran umum yaitu angka yang menyatakan banyaknya kelahiran setiap 1.000 wanita pada usia 15-49 tahun dalam 1 tahun.

(sumber: prof.sri murtiningsi adieotomo. Ph. D Dasar-Dasar demografi)

Ø  Pengertian imigrasi dan akibat imigrasi

·         Pengertian imigrasi
Imigrasi memilik pengertian yaitu imigrasi adalah perpindahan penduduk dari tempan yang satu ke tempat yang lain. Imigrasi merupakan akibat keadaan pada lingkungan alam yang kurang menguntungkan. Karena itu timbulah terbatasnya sumber daya untuk mendukung kelangsungan hidup penduduk daerah tersebut. Imigrasi memiliki dua faktor yaitu faktor penarik dan faktor pendorong. Faktor menarik berupa daya tarik dalam ekonomi dan sedangkan faktor pendorong yaitu yang berasal dari desa merasa semakin dikitnya lapangan pekerjaan di desa akibat konversi dari lahan pertanian menjadi kawasan perumahan dan perindustrianyang terjadi secara besar besaran.

·         Akibat imigrasi

1.      Lapang pekerjaan akan semakin sedikit  karena banyaknya penduduk yang pindah dan menetap.
2.      Akan semakin berkurangnya lahan lahan hijau karena digunakan untuk membuat tempat tinggal oleh penduduk yang ingin menetap.
3.      Semakin banyaknya polusi karena akan semakin banyaknya kendaraan yang ikut serta pindah pada daerah yang dipilih oleh penduduk untuk menetap.


Ø  3 jenis struktur penduduk

1.      Struktur penduduk muda yaitu apabila suatu wilayah atau Negara sebagian besar penduduknya muda, struktur ini dimulai dengan umur 0-14 tahun.
2. Struktur penduduk dewasa yaitu apabila suatu wilayah atau Negara sebagian besar panduduknya dewasa struktur ini dimulai dengan 15-64 tahun.
3. Struktur penduduk tua yaitu apabila suatu wilayah atau Negara sebagian  besar panduduknya tua dan tidak terdaftar lagi. struktur ini dimulai dari 65 tahu keatas/senja.


Ø  Bentuk piramida penduduk




1.      Piramida penduduk muda (expensive)
Digambarkan separti limas, dengan pemahaman suatu daerah terdapat angka kelahiran yang tinggi dan angka kematian yang rendah.
2.      Piramida penduduk stasioner (granat)
Digambarkan dengan bentuk yang merata sehingga banyak yang menyebutnya seperti bentuk granat, dengan pemahaman pada piramida ini tingkat kelahiran dan kematian yang seimbang atau tetap (stasioner).
3.      Piramida penduduk tua
Piramida ini menggambarkan sebagian besar penduduk berada pada kelompok usia dewasa atau tua. Piramida ini berbanding terbalik dengan piramida penduduk muda, piramida ini menunjukkan tingkat kelahiran yang rendah dan tingkat kematian yang tinggi.

Ø  Pengertian rasio ketergantungan

Rasio ketergantungan adalah perbandingan diantar jumlah penduduk yang berumur 0-14 tahun, dan ditambah dengan jumlah penduduk yang berumur 65 tahun keatas, yang dibandingkan dengan jumlah penduduk pada usia 15-65 tahun.
2.2 Kebudayaan Dan Kepribadian
Ø  Pertumbuhan Kebudayaan Indonesia
Budaya memiliki arti nilai, simbol, norma, dan pandangan hidup yang dimliki bersama oleh masyarakat. Budaya juga berarti melihat realita sosial menurut perspektif budaya itu sendiri. Dan Kebudayaan juga berupa materi dan non materi. Dan kebudayaan yang mempengaruhi kepribadian adalah kebudayaan non materi. Kebudayaan non materi yaitu merupakan seluruh kompleks yang mencakup pengetahuan kepercayaan, seni, moral, hukum, dan kebiasaan yang dimilki seseorang. (Sumber : Ir. M. Munandar Soelaeman.MS, Ilmu Sosial Dasar).

Kebudayaan dibagi menjadi 3 wujud :           1. Wujud ide, gagasan, nilai-nilai, norma, dan peraturan
                                                                        2. Wujud pola kelakuan dari manusia
                                                                        3. Wujud benda hasil karya manusia

(sumber : Drs. H. Abu Ahmadi, Ilmu Sosial Dasar)

Ø  Kebudayaan Hindu, Budha dan Islam

o   Kebudayaan Hindu, Budha
Pada abad ke 3 dan ke 4 agama hindu mulai masuk ke Indonesia dipulau jawa. Perpaduan antara budaya setempat dengan kebudayaan hindu. Pada abad ke 5 ajaran buddha masuk ke Indonesia di pulau yang sama yaitu pulau Jawa. Agama buddha dapat dinyatakan lebih maju dibandingkan agama Hindu sebab agama buddha tidak mengenal adanya kasta dalam masyarakat.meskipun begitu kedua agama ini khususnya yang ada di pulau jawa besar dan berdampingan dengan damai. Keduanya sama sama menghasilkan karya budaya yang sangat bernilai tinggi dalam seni bangunan arsitektur dan lain lain contohnya seperti yang diabadikan pada candi candi di Jawa Timur dan di Jawa Tengah.

o   Kebudayaan Islam
Pada abad ke 15 dan 16 agama Islam telah berkembang di Indonesia. Masuknya agama islam ke Indonesia berjalan dengan damai, karena masuknya islam ke indonesia bukan dengan paksaan namun dengan cara yang baik. Agama Islam berkembang sangat pesat di Indonesia bahkan menjadi agama mayoritas di Indonesia. Dan kebudayaan islam memberi pengaruh pada budaya dan kepribadian bangsa Indonesia.

2.3 Kebudayaan Barat
            Kebudayaan barat memberi banyak pengaruh terhadap kebudayaan dan kepribadian bangsa Indonesia. Ketika budaya barat masuk ke Indonesia terutama pada saat kaum kolonialis atau penjajah masuk, terutama pada saat bangsa belanda menguasai perusahaan di Indonesia dan dengan pemerintahan kolonialis belanda munculah bangunan bangunan dengan bentuk arsitektur barat. (sumber : Buku Penerbit airlangga, sejarah kelas 11)


KASUS :
Banyaknya masyarakat berimigrasi karna alasan mencari pekerjaan, hal itu menyebabkan penumpukan masyarakat pada kota tertentu, sehingga banyaknya orang pengangguran pada kota tersebut.
ANALISIS :
Seharusnya diciptakan lapangan pekerjaan yang banyak dan menyeluruh, sehingga masyarakat tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan ke luar kota, yang akhirnya malah akan menimbulkan penumpukan masyarakat di daerah tersebut.