3.1 Pertumbuhan
Individu
· Pengertian
Individu
Kata latin dari Individu adalah Individuum yang berarti yan tak terbagi. Kata individu dapat
disebut sebagai suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas.
Individu sendiri bisa berarti manusia sebagai suatu keseluruhan
yang tak dapat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yang disebut
sebagai perseorangan.
(sumber:Ilmu
Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)
· Pengertian
Pertumbuhan
Pertumbuhan adalah suatu perubahan dari object tersebut
berkembang ke arah yang lebih besar atau dewasa.
Menurut para ahli pertumbuhan pada dasarnya merupakan
proses asosiasi. Bagian bagian merupakan proses asosiasi yang primer.
(sumber: Ilmu Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)
· Menyebutkan
Fakor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan
Pertumbuhan pada garis besarnya dapat digolongkan kedalam
tiga ,yaitu :
Ø Nativistik
Ø Konvergensi dan Interaksionisme
Ø Empiristik dan Environmentalistik
Tahap pertumbuhan berdasar psikologi adalah individu dari
saat lahir sampai dewasa melaui masa-masa:
Ø Vital
Ø Estetik
Ø Intelektual
Ø Remaja
Ø Usia Mahasiswa
(sumber;
Ilmu Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)
3.2 Fungsi
Keluarga
· Pengertisn
fungsi keluarga
Keluarga merupakan suatu kesatuan masyarakat terkecil
yang disebut kelompok kecil dalam sebuah organisasi masyarakat. Fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan
yang dilakukan oleh anggota keluarga itu sendiri.
(sumber:Ilmu
Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)
· Macam-macam
fungsi keluarga
Pekerjaan yang dilakukan dalam keluarga terbagi menjadi
beberapa golongan fungsi,yaitu:
Ø Fungsi Keagamaan
Ø Fungsi Biologis
Ø Fungsi Ekonomi
Ø Fungsi Sosial
Ø Fungs Pemeliharaan
Fungsi-fungsi
keluarga:
a)
Sebagai wadah
untuk pembentukan kepribadian anak-anak.
b)
Berfungsi untuk
membentuk kepribadian.
c)
Sebagai prantara
(transmisi) kebudayaan masyarakat.
d)
Sebagai lembaga
perkumpulan ekonomi.
e)
Sebagai tempat
mengasuh dan mendidik anak-anak yang ada di keluarga tersebut.
(sumber:
Ilmu Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)
3.3 Individu,
Keluarga dan Masyarakat
· Pengertian
Keluarga
Mengenai pengertian keluarga ada beberapa pendapat antara
lain:
Ø Sigmund Freud berpendapat bahwa keluarga adalah
perwujudan dari adanya perkawinan antara pria dan wanita, sehingga keluarga itu
merupakan perwujudan dorongan-dorongan seksual.
Ø Ki Hajar Dewantara berpendapat bahwa keluarga itu adalah
kumpulan beberapa orang yang karena terkait oleh satu turunan lalu mengerti dan
merasa berdiri sebagai satu gabungan yang hakiki, eksensial enak dan
berkehendak bersama-sama memperteguh golongan itu untuk memulihkan masing-masing
anggotanya.
(sumber:
Ilmu Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)
· Pengertian
Masyarakat
Mengenai pengertian masyarakat antara lain, menurut:
Ø Drs.JBAF.Mayor Polak berpendapat bahwa masyarakat adalah
wadah segenap antar hubungan sosial terdiri dari kolektiva-kolektiva seta
kelompok-kelompok dan sub-sub kelompok.
Ø Prof.M.M. Djojodiguno berpendapat bahwa masyarakat adalah
suatu kebulatan dari segala perkembangan dalam hidup bersama antara manusia dengan
manusia.
Ø Hasan Sadily berpendapat bahwa masyarakat adalah suatu
keadaan badan atau kumpulan manusia yang hidup bersama.
(sumber:
Ilmu Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)
· 2 golongan
masyarakat
Dalam
perkembangan dan pertumbuhan suatu masyarakat, di golongkan menjadi 2, yaitu:
1)
Masyarakat primitif
2)
Masyarakat modern
(sumber:
Ilmu Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)
· Perbedaan antara
kelompok masyarakat non industri dengan masyarakat industri
1)
Masyarakat non
industri
Masyarakat
non industri bisa disebut kelompok nasional yang digolongkan menjadi 2, yaitu:
Ø Kelompok primer
Interaksi yang terjadi antar anggota lebih terikat secara
intensif, lebih erat, lebih akrab. Kelompok ini juga disebut face to
face group, sebab para anggota sering bercakap tatap muka.
Ø Kelompok sekunder
Anggota kelompok sekunder saling berhubungan secara tidak
langsung, dan kurangnya sifat kekelurgaan yang terjalin pada anggota kelompok.
Oleh sebab itu sifat interaksi, pembagian kerja, antara anggota kelompok yang diatur
oleh pertimbangan rasional dan objektif.
2)
Masyarakat
industri
Masyarakat industri diartikan sebagai kepandaian/keahlian
khusus yang dimiliki seseorang sampai pada batas-batas tertentu.
(sumber; Ilmu Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)
3.4 Hubungan
antara Individu keluarga dan Masyarakat
· Makna individu
Manusia
adalah makhluk individu yang berarti makhluk yang tidak dapat antara jiwa dan
raganya dipisah-pisahkan.
Para
ahli psikologi modern menyatakan bahwa manusia itu merupakan suatu kesatuan
yang kegiatannya sebagai keseluruhan.
Fallport
menyatakan kepribadian manusia sebagai makhluk individu yaitu : Kepribadian sebagai
organisasi dinamis daripada sistem psyco-physik
dalam individu yang ikut serta menentukan caranya yang khas dalam menyesuaikan
dirinya dengan lingkungan (W.A.Gerungan, 1980:28).
Untuk
menjadi suatu individu yang “mandiri” harus melalui Proses pemantapan dalam
pergaulan di lingkungan keluarga pada tahap awal.
Menurut Sugmund
Freud, superego manusia sudah mulai terbentuk pada saat manusia berumur 5-6
tahun (W.A. Gerungan, 1980:29)
(sumber:
Ilmu Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)
· Makna keluarga
Keluarga merupakan kelompok paling penting yang ada di
dalam masyarakat. Keluarga merupakan sebuah grup yang terbentuk dari adanya
pernikahan yang terjadi.
5 macam sifat yang terpenting,yaitu:
1)
Hubungan
suami-istri.
2)
Bentuk
perkawinan dimana suami-istri itu diadakan.
3)
Susunan
nama-nama dan istilah-istilah.
4)
Harta benda
keluarga
5)
Pada umumnya
keluarga itu rumah bersama.
(sumber;
Ilmu Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)
· Makna masyarakat
Beberapa defisi tentang masyarakat:
1)
R. Linton :
Seseorang ahli antropologi mengemukakan, bahwa masyarakat adalah setiap
kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerjasama dan berfikir
tentang dirinya sebagai satu kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu.
2)
J.L. Gillin dan
J.P. Gillin : Mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok manusia yang terbesar
dan mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap dan perasaan persatuan yang sama.
Masyarakat itu meliputi pengelompokan-pengelompokan yang lebih kecil.
3)
M.J. Herskovist
: Menulis bahwa masyarakat adalah kelompok individu yang diorganisasikan dan
mengikuti satu cara hidup tertentu.
4)
Linton : Maka
masyarakat itu timbul dari setiap kumpulan individu, yang telah cukup lama
hidup dan bekerja sama dalam waktu lama.
5)
Hasan Shadily :
Mendefinisikan masyarakat adalah goongan besar atau kecil dari beberapa
manusia, dengan atau kerena sendirinya, bertalian secara golongan dan mempunyai
pengaruh kebatinan satu sama lain.
6)
S.R. Steinmets :
Seseorang sosiologi bangsa Belanda, mengatakan bahwa masyarakat adalah kelompok
manusia yang terbesar, yang meliputi pengelompokan-pengelompokan manusia yang
lebih kecil, yang mempunyai perbuhungan yang erat dan teratur.
Masyarakat
harus mempunyai syarat-syarat, sebagai berikut :
1)
Harus ada perkumpulan
manusia.
2)
Telah tinggal
dalam waktu yang lama di suatu daerah.
3)
Adanya
undang-undang yang mengatur mereka untuk menuju kepada kepentingan dan tujuan
bersama.
(sumber: Ilmu
Sosial Dasar, Drs.H.Abu Ahmadi)
· Hubungan antara
individu, keluarga dan masyarakat
1. Hubungan individu degan keluarga
Individu memiliki
hubungan yang erat dengan keluarga karena ia dilahirkan dari keluarga, tumbuh
dan kembang untuk kemudian membentuk sendiri keluarga batinnya.
2. Hubungan individu dengan lembaga
Lembaga diartikan
sebagai norma-norma yang berintegrasi di sekitar suatu fungsi masyarakat yang
penting. Jadi, ada segi kultural berupa norma-norma dan nilai-nilai.
3. Hubungan individu dengan komunitas
Komunitas diartikan
sebagai satuan kebersamaan hidup sejumlah orang banyak yang memliki ciri
teritorialitas yang terbatas, keorganisasian tata kehidupan bersama, dan
berlakunya nilai-nilai yang orientasi nilai yang kolektif (Polpin,1960).
4. Hubungan individu dengan masyarakat
Masyarakat merupakan
satuan lingkungan sosial yang bersifat makro. Aspek teritorium kurang
diperhatikan, namun aspek keteraturan sosial dan wawasan hidup kolektif
memperoleh bobot yang lebih besar.
Unsur-unsur
masyarakat yang terdiri dari pranata, status, dan peranan individu.
(sumber: Ilmu Sosial Dasar, IR.M.Munandar
Solaeman,MS)
3.5 Urbanisasi
· Pengertian Urbanisasi
Urbanisasi adalah perpindahan tempat tinggal penduduk
dari desa ke kota. Orang yang melakukan hal ini disebut urban.
· Proses
Urbanisasi
Proses Urbanisai terjadi dimana keadaan masyarakat yang
bersangkutan menyangkut 2 aspek ini, yaitu:
Ø Perubahan masyarakat desa menjadi kota
Ø Penambahan penduduk yang terjadi karena banyak penduduk
desa mengalir ke kota
Hal diatas terjadi akibat banyaknya daya tarik pada kota
tersebut,daya tarik tersebut berupa:
Ø Adanya pusat Pemerintahan
Ø Sangat strategis untuk membangun usaha
Ø Banyaknya lahan pekerjaan.
KASUS
:
Banyaknya manusia
yang masih menyendiri hidupnya, tidak bisa bergaul terhadap lingkungan sekitar.
Hal itu menyebabkan dia menjadi tidak terlihat pada kaum mayoritas.
ANALISIS
Banyaknya
komunitas yang ada membuat manusia semakin bisa menjalin tali silahturahmi
kepada manusia lainya, sehingga mereka bisa menjadi suatu kelompok
Tidak ada komentar:
Posting Komentar