
Nama : Anisa Eka Fitriyani
NPM : 20318880
Kelas : 1TB04
Universitas Gunadarma
2018
1.1 Pengertian ISD dan IPS
Ø
Pengertian,
tujuan ISD dan IPS
Ilmu sosial dasar merupakan
program studi yang dikhususkan dalam rangka usaha untuk memberikan pengetahuan
dasar dan pengertian tentang konsep konsep yang dikembangkan untuk membahas
permasalah sosial agar lebih meningkatkan daya presepsi, penalaran, dan daya
tanggap seseorang agar bisa lebih peka terhadap masalah sosial yang ada
disekitarnya.
Ilmu
sosial dasar yaitu suatu pengetahuan untuk memecahkan masalah sosial yang
diwujudkan oleh masyarakat itu sendiri dari berbagai bidang keahliannya masing
masing. Ilmu sosial dasar bukan merupakan disiplin ilmu sendiri, karena ilmu
ini tidak objektif dan juga tidak mengembangkan suatu penelitian menjadi sebuah
disiplin ilmu seperti ilmu sosial lainnya.
(sumber: Buku MKDU Ilmu Sosial Dasar oleh Drs.
H. Hartomo dan Dra Arnicun aziz)
Ø
Tujuan
ilmu sosial dasar
ISD
sebagai mata kuliah umum bertujuan untuk mengembangkan wawasan pemikiran
mahasiswa agar memiliki pemikiran yang luas dan diharapkan agar para mahasiswa
dapat menyikapi atau menghadapi orang lain, dan juga sikap orang lain itu
sendiri pada orang yang bersangkutan.
(Sumber:
ilmu sosial dasar teori dan konsep ilmu sosial oleh Ir. M. Munandar soelaeman)
Ø
3
kelompok ilmu pengetahuan
1.
Natural sciences (Ilmu alamiah)
2.
Social sciences (ilmu sosial)
3.
Humanities (ilmu budaya)
(sumber: ilmu
sosial dasar edisi revisi oleh Drs. H. Abu ahmadi)
1.2 ISD dan IPS
Ø
Perbedaan
ISD dan IPS
Ilmu sosial dasar adalah ilmu yang
diberikan pada perguruan tinggi yang merupakan mata kuliah tunggal dan berarti
membentuk sikap dan kepribadian seseorang. Sedangkan ilmu pengetahuan sosial
adalah ilmu yang diberikan pada sekolah dasar dan sekolah lanjutan yang
merupakan kelompok data sejumlah pelajaran.
Ø
Persamaan
ISD dan IPS
Keduanya merupakan
suatu ilmu yang penting bagi pembelajaran setiap makhluk sosial dan keduanya
memiliki materi yang terwujud atas masalah sosial.
(sumber: Buku MKDU ilmu
sosial dasar oleh Drs. H Hartomo dan Dra Amricun Aziz)
1.3 ruang lingkup ISD
Ø
3
golongan bahan pembelajaran ISD
§
Kenyataan
sosial yang ada di dalam masyarakat yang merupakan masalah sosial tertentu.
Karena adanya perbedaan penanganan dari para ahli ilmu sosial dari latar
belakang disiplin ilmu/sudut pandangnya jadi dalam ilmu sosial dasar kita
menggunakan pendekatan interdisiplin/multidisplin.
§
Konsep
konsep sosial tentang kenyataan sosial yang dibatasu pada konsep dasar atau hal
yang diperlukan untuk membahas masalah-masalah yang teradapat pada ilmu
pengetahuan sosial, akibat dari persamaan dan perbedaan yang terjadi masyarakat
pun mengalami pertentangan/konflik, kerjasama, kesetiakawanan antar masyarakat.
§
Masalah
sosial yang timbul di dalam masyarakat yang saling berkaitan satu sama lain
tentang berbagai kenyataan sosial yang terjadi.
KASUS :
Banyaknya
kasus hoax di media sosial menyebabkan masyrakat tidak tahu lagi apa yang nyata
dan tidak nyata. Hal tersebut menyebabkan masyarakat membuat kegaduhan di media
sosial seperti mengadu domba, mencaci maki, menghina bahkan hingga bertengkar.
Contohnya adalah pada kasus terbaru yaitu Ratna Sarumpaet, mengumbar kebohongan
yang masyarakat percayai langsung sehingga banyak orang yang tertipu akan
kebohongan yang dia buat. Akhirnya pun masyarakat beranggapan hal buruk pada
orang tersebut.
ANALISIS :
Biasakan lah menahan diri untuk
tidak menyebarkan informasi yang kita tidak tahu kebenarannya, bahkan yang baik
sekalipun, apalagi yang menyangkut nama baik sesorang yang penting. Pahamilah
apa yang ada di media sosial, dan jangan percaya bila tidak adanya klarifikasi
dari pihak tersebut. Bijak lah menggunakan media sosial, jangan lah mengadu
domba sesama orang Indonesia, karna itu bisa membuat masyarakat Indonesia
terpecah belah.