PEMUDA
DAN SOSIALISAI
4.1 Internalisasi Belajar dan Spesilisasi
·
Pengertian
Pemuda
Pemuda
adalah golongan manusia manusia muda yang masih memerlukan pembinaan dan
pengembangan kearah yang lebih baik, agar dapat melanjutkan dan mengisi
pembangunan yang kini telah berlangsung, pemuda di Indonesia dewasa ini sangat
beraneka ragam, terutama bila dikaitkan dengan kesempatan pendidikan. Keragaman
tersebut pada dasarnya tidak mengakibatkan perbedaan dalam pembinaan dan
pengembangan generasi muda.
·
Pengertian
Sosialisasi
Sosialisasi
diartikan sebagai sebuah proses seumur hidup bagaimana seorang individu
mempelajari kebiasaan-kebiasaan yang meliputi cara-cara hidup, nilai-nilai, dan
norma-norma social yang terdapat dalam masyarakat agar dapat diterima oleh
masyarakatnya.
·
Internalisasi
belajar dan sosialisasi
Internalisasi adalah proses norma-norma kemasyarakatan
yang tidak berhenti sampai institusionalisasi saja,akan tetapi mungkin
norma-norma tersebut sudah mendarah daging dalam jiwa anggota-anggota
masyarakat. Norma-norma ini kadang dibedakan antara norma-norma ;
-
Norma-norma yang mengatur pribadi
-
Norma-norma yang mengatur hubungan pribadi
·
Proses
Sosialisasi
Proses sosialisasilah yang membuat seseorang menjadi tahu bagaimana mesti ia bertingkah laku ditengah-tengah masyarakat dan lingkunga budayanya. Dari proses tersebut,seseorang akan terwarnai cara berpikir dan kebiasaan-kebiasaan hidupnya.
Semua warga negara mengalami proses sosialisasi tanpa kecuali dan kemampuan untuk hidup ditengah-tengah orang lain atau memgikuti norma yang berlaku dimasyarakat.
Proses sosialisasilah yang membuat seseorang menjadi tahu bagaimana mesti ia bertingkah laku ditengah-tengah masyarakat dan lingkunga budayanya. Dari proses tersebut,seseorang akan terwarnai cara berpikir dan kebiasaan-kebiasaan hidupnya.
Semua warga negara mengalami proses sosialisasi tanpa kecuali dan kemampuan untuk hidup ditengah-tengah orang lain atau memgikuti norma yang berlaku dimasyarakat.
·
Peranan
Sosial Mahasiswa dan Pemuda di Masyarakat
Dalam
hubungannya dengan sosialisasi geenerasi muda khususnya mahasiswa telah
melaksanakan proses sosialisasi dengan baik dan dapat dijadikan contoh untuk
generasi muda, mahasiswa pada khususnya pada saat ini.
Proklamasi kemerdekaan 17 agustus 1945 ternyata perlu ditebus,
KAMI(Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) menjadi pelopor pemdobrak kearah kehidupan baru yang kemudian dikenal dengan nama orde baru (ORBA).
Kalau dilihat lebih mendalam, mahsiswa pada garis besarnya mempunyai peranan sebagai :
a. agent of change
b. agent of development
c. agent of modernization.
Proklamasi kemerdekaan 17 agustus 1945 ternyata perlu ditebus,
KAMI(Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) menjadi pelopor pemdobrak kearah kehidupan baru yang kemudian dikenal dengan nama orde baru (ORBA).
Kalau dilihat lebih mendalam, mahsiswa pada garis besarnya mempunyai peranan sebagai :
a. agent of change
b. agent of development
c. agent of modernization.
·
Studi
Kasus
Banyaknya para mahasiswa yang
berdemo dengan kepentingan negara dan rakyatnya adalah merupakan bentuk bahwa
kita membutuhkan peranan pemuda agar negara kita bisa lebih maju, dan tentu
saja kita juga harus bersosialisasi agar masyarakat sekitar bisa lebih akrab
dengan masyarakat lainnya
4.2 Pemuda dan
Identitas
·
Pembinaan
dan Pengembangan Generasi Muda
Generasi
muda memiliki peranan penting dalam memajukan dan meningkatkan pembangunan.
Begitu banyak potensi yang dimiliki oleh generasi muda, mereka mampu berkarya
dan berekspresi dengan bebas tetapi masih dalam lingkup yang sewajarnya dan
tidak menyalahi aturan. Pengembangan potensi tersebut dapat dimulai dari
lingkungan keluarga, orang tua dapat mengembangkan potensi anak mereka sejak
berusia balita, orang tua dapat mengarahkan apa dan kemana potensi yang
dimiliki oleh anak mereka sehingga lahirlah generasi muda yang memiliki potensi
sesuai minat masing-masing anak. Potensi generasi muda juga dapat membangun
rasa bangga pada diri sendiri.Keluarga dan negara juga merasa bangga atas
potensi yang dimiliki oleh anggota keluarga atau sebagai masyarakat. Peran orang
tua sangat dibutuhkan orang tua dapat mengarahkan sejak dini kemana arah yang
paling tepat dan baik untuk perkembangan anak mereka sehingga generasi muda
dapat memiliki potensi yang sangat berguna bagi nusa dan bangsa.
·
Masalah-Masalah
Generasi Muda
Permasalahan
umum yang dihadapi oleh generasi muda di Indonesia dewasa ini antara lain
sebagai berikut :
1.Menurunnya
jiwa idealisme, patriotisme, dan nasionalisme dikalangan masyarakat, termasuk
jiwa pemuda.
2.Kekurangpastian
yang dialami oleh generasi muda terhadap masa depannya.
3.Belum
seimbangnya antara jumlah generasi muda dengan fasilitas pendidikan yang
tersedia, baik formal dan informal. Tinggimya jumlah putus sekolah yang tidak
hanya merugikan generasi muda sendiri, tetapi juga merugikan bangsa.
4.Kekurangan
lapangan dan kesempatan kerja serta tingginya tingkat pengangguran dan setengah
pengangguran dikalangan generasi muda mengakibatkan berkurangnya produktivitas
nasional dan memperlambat kecepatan laju perkembangan pembangunan nasional
serta dapat menimbulkan berbagai problem sosial lainnya.
5.Kurangnya
gizi yang menghambat perkembangan kecerdasan, dan pertumbuhan.
6.Masih
banyaknya perkawinan dibawah umur.
7.Penyalahgunaan
Obat Narkotika dan Zat Adiktif lainnya yang merusak fisik dan mental bangsa.
8.Masih
adanya anak-anak yang hidup menggelandang.
9.Pergaulan
bebas diantara muda-mudi yang menunjukkan gejala penyimpangan perilaku (Deviant
behavior).
10.Masuknya
budaya barat (Westernisasi Culture) yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa
kita yang dapat merusak mental generasi muda.
11.Masih
merajalelanya kenakalan remaja dan permasalahan lainnya. Permasalahan tersebut
akan berkembang seiring dengan perkembangan jaman apabila tidak diupayakan
pemecahannya oleh semua pihak termasuk organisasi masyarakat, diantaranya
KARANG TARUNA
·
Potensi
Generasi Muda
Potensi-potensi yang terdapat pada generasi muda
adalah sebagai berikut :
1.Idealisme dan Daya Kritis
2.Dinamika dan Kreativitas
3.Keberanian Mengambil
Resiko
4.Optimis dan Kegairahan
Semangat
5.Sikap Kemandirian dan
Disiplin Murni
Generasi muda memiliki keinginan untuk selalu mandiri dalam sikap dan
tindakannya.
6.Terdidik
7.Keanekaragaman dalam
Persatuan dan Kesatuan.
8.Patriotisme dan
Nasionalisme
9.Kemampuan Penguasaan Ilmu
dan Teknologi
·
Tujuan Pokok Sosialisasi
Ø Individu
harus diberi ilmu pengetahuan (keterampilan) yang dibutuhkan bagi kehidupan
kelak di masyarakat.
Ø Pengendalian
fungsi-fungsi organik yang dipelajari melalui latihan-latihan mawas diri yang
tepat.
Ø
Individu harus mampu berkomunikasi secara
efektif dan mengenbangkankan kemampuannya.
Ø
Bertingkah laku secara selaras dengan
norma atau tata nilai dan kepercayaan pokok ada pada lembaga atau kelompok
khususnya dan pada masyarakat umum.
·
Studi
Kasus
Banyak pemuda yang melakukan
tindakan tindakan yang tidak benar seperti, narkoba, sex bebas, minuman keras,
dll membuat kita perlu adanya sosialisasi dari orang sekitar, agar mereka tidak
terjerumus dalam hal seperti ini
4.3 Perguruan dan Pancasila
·
Mengembangkan
Potensi Generasi Muda
1.Individu
harus diberi ilmu pengetahuan dan keterampilan
2.Individu
harus mampu berkomunikasi secara efektif
3.Pengendalian
fungsi-fungsi organik yang dipelajari melalui latihan-latihan mawas diri yang
tepat.
4.Bertingkah
laku secara selaras dengan norma atau tata nilai dan kepercayaan pokok pada
masyarakat umumnya.
·
Pengertian
Pendidikan dan perguruan
Kualitas
sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat menentukan dalam proses pembangunan.
Sebagai subyek pembangunan, maka setiap orang harus terlibat secara aktif dalam
proses pembangunan, sedangkan sebagai obyek, maka hasil pembangunan tersebut
harus bisa dinikmati oleh setiap orang. Disinilah terletak arti penting dari
pendidikan sebagai upaya terciptanya kualitas sumber daya manusia, sebagai
prasarat utama dalam pembangunan.
·
Alasan
Untuk Berpendidikan Tinggi
Berkesempatan mengenyam pendidikan
tinggi menjadi penting. Karena berbagai alasan:
1.
Pertama, sebagai kelompok masyarakat yang memperoleh
pendidikan terbaik, mereka memiliki pengetahuan yang luas tentang masyarakatnya
2.
kedua, sebagai kelompok masyarakat yang paling lama
dibangku sekolah, maka mahasiswa mendapatkan proses sosialisasi terpanjang
secara berencana, dibandingkan dengan generasi muda/pemuda lainnya
3.
Ketiga, mahasiswa yang berasal dari berbagai etnis dan
suku bangsa dapat menyatu dalam bentuk terjadinya akulturasi sosial dan budaya
dimana hal ini akan memperkaya khasanah kebudayaannya
4.
Keempat, mahasiswa sebagai kelompok yang akan memasuki
lapisan atas dari susunan kekuasaan. Struktur perekonomian dan prestise di
dalam masyarakat, dengan sendirinya merupakan elite di kalangan generasi
muda/pemuda, umumnya mempunyai latar belakang sosial, ekonomi dan pendidikan
lebih baik dari keseluruhan generasi muda lainnya
·
Studi Kasus
Untuk mengubah negara kita lebih maju tentunya
memerlukan skill dan pengalaman yang sangat tinggi, guna mencapai tujuan yang
baik. Maka dari itu para pemuda sangat harus belajar setinggi tingginya agar
bias memajukan negara kita ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar