Jumat, 11 Januari 2019

5 SOAL ISD



 TUGAS ISD.


1.      Apa berdedaan antara masyarakat pedesaan dan perkotaan serta berikan contoh kasusnya.
Jawaban :
Masyarakat Pedesaan
1).Perilaku homogen
2).Perilaku yang dilandasi oleh konsep kekeluargaan dan kebersamaan
3).Perilaku yang berorientasi pada tradisi dan status .
4).Isolasi sosial, sehingga statik
5).Kesatuan dan keutuhan kultural
6).Banyak ritual dan nilai-nilai sakral
7). Kolektivisme

Masyarakat Kota:
1). Perilaku heterogen
2).Perilaku yang dilandasi oleh konsep pengandalan diri dan kelembagaan 3).Perilaku yang berorientasi pada rasionalitas dan fungsi
4).Mobilitassosial,sehingga dinamik
5).Kebauran dan diversifikasi kultural
6).Birokrasi fungsional dan nilai-nilaisekular
 7).Individualisme

Studi kasus
Pendidikan yang kurang pada daerah pedesaan membuat orang orang di pedasaan mengalami kemajuan yang lambat. Alhasil mempengaruhi ke efisienian produk pada daerah pedesaan. Banyaknya suku suku etnik yang tidak mau mengikuti perubahan jaman pun membuat masyarakat di Indonesia kurang maju. Namun pada daerah perkotaan keagaamaan dan kekeluargaan di nilai sangat kurang. Seperti banyaknya perpecah belahaan akibat politik, kerusuhan pemfitnahan dan banyak lagi yang lainnya.
Dalam segi lapangan kerja, masyarakat pedesaan membutuhkan masyarakat kota karna banyaknya lapangan kerja disana. Banyaknya lapangan kerja membuat para masyaraat pedesaan banyak yang mencari nafkah disana. Berbanding terbalik dengan masyarakat kota, mereka lebih memilih untuk pergi berlibur ke daerah daerah yang indah dan sunyi seperti pedesaan agar bisa menghilangkan stress akibat pekerjaan. Masyarakat kota dan desa secara tidak langsung saling membutuhkan satu sama lain untuk mensupport apa yang kurang dari masyarakat tersebut. Perbedaan aspek positif dan negatif yang terjadi mempengaruhi kesinambungan dari kedua masyarakat.

2.      mengapa didalam suatu masyarakat dapat terjadi pertentangan sosial dan sebutkan faktor-faktor penyebab pertentangan sosial.
Jawaban : karena sering terjadinya perbedaan pendapat dan selisih paham yang terjadi di dalam masyarakat.
Faktor-faktornya:
1.      Perbedaan Antar perorangan
Perbedaan ini dapat berupa perbedaan perasaan, pendirian, atau pendapat. Hal ini mengingat bahwa manusia adalah individu yang unik atau istimewa, karena tidak pernah ada kesamaan yang baku antara yang satu dengan yang lain.
2. Perbedaan Kebudayaan
Perbedaan kebudayaan mempengaruhi pola pemikiran dan tingkah laku perseorangan dalam kelompok kebudayaan yang bersangkutan. Selain perbedaan dalam tataran individual, kebudayaan dalam masing-masing kelompok juga tidak sama.
3.Bentrokan Kepentingan
Bentrokan kepentingan dapat terjadi di bidang ekonomi, politik, dan sebagainya. Hal ini karena setiap individu memiliki kebutuhan dan kepentingan yang berbeda dalam melihat atau mengerjakan sesuatu. Demikian pula halnya dengan suatu kelompok tentu juga akan memiliki kebutuhan dan kepentingan yang tidak sama dengan kelompok lain. Misalnya kebijakan mengirimkan pemenang Putri Indonesia untuk mengikuti kontes ‘Ratu Sejagat’ atau ‘Miss Universe’.
            4. Perubahan Sosial yang Terlalu Cepat di dalam Masyarakat
Perubahan tersebut dapat menyebabkan terjadinya disorganisasi dan perbedaan pendirian mengenai reorganisasi dari sistem nilai yang baru. Perubahan-perubahan yang terjadi secara cepat dan mendadak akan membuat keguncangan proses-prosessosial di dalam masyarakat, bahkan akan terjadi upaya penolakan terhadap semua bentuk perubahan karena dianggap mengacaukan tatanan kehidupan masyarakat yang telah ada.

3.jelaskan hubungan antara pengetahuan, teknologi, dan kemiskinan serta berikan contohnya.
Jawab: Hubungan antara Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Kemiskinan

Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan dua hal yang tak terpisahkan dalam peranannya untuk memenuhi kebutuhan insani. Ilmu pengetahuan digunakan untuk mengetahui “apa” sedangkan teknologi mengetahui “bagaimana”. Ilmu pengetahuan sebagai suatu badan pengetahuan sedangkan teknologi sebagai seni yang berhubungan dengan proses produksi, berkaitan dalam suatu sistem yang saling berinteraksi. Teknologi merupakan penerapan ilmu pengetahuan, sementara teknologi mengandung ilmu pengetahuan di dalamnya.
Ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penerapannya, keduanya menghasilkan suatu kehidupan di dunia (satu dunia), yang diantaranya membawa malapetaka yang belum pernah dibayangkan. Oleh karena itu, ketika manusia sudah mampu membedakan ilmu pengetahuan (kebenaran) dengan etika (kebaikan), maka kita tidak dapat netral dan bersikap netral terhadap penyelidikan ilmiah. Sehingga dalam penerapan atau mengambil keputusan terhadap sikap ilmiah dan teknologi, terlebih dahulu mendapat pertimbangan moral dan ajaran agama.
Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan bagian-bagian yang dapat dibeda-bedakan, tetapi tidak dapat dipisah-pisahkan dari suatu sistem yang berinteraksi dengan sistem-sistem lain dalam kerangka nasional seperti kemiskinan. 
Dalam hal kemiskinan struktural, ternyata adalah buatan manusia terhadap manusia lainnya yang timbul dari akibat dan dari struktur politik, ekonomi, teknologi dan sosial buatan manusia pula. Perubahan teknologi yang cepat mengakibatkan kemiskinan, karena mengakibatkan terjadinya perubahan sosial yang fundamental. Sebab kemiskinan diantaranya disebabkan oleh struktur ekonomi, dalam hal ini pola relasi antara manusia dengan sumber kemakmuran, hasil produksi dan mekanisme pasar. Semuanya merupakan sub sistem atau sub struktur dari sistem kemasyarakatan. Termasuk di dalamnya ilmu pengetahuan dan teknologi.
Rata-rata orang yang hidup di bawah garis kemiskinan belum dapat membaca maupun menulis. sedangkan salah satu cara memberantas kemiskinan adalah dengan ilmu pengetahuan. Dengan dapat membaca dan menulis, seorang pemulung sampah bisa berkesempatan mendapatkan pekerjaan yang lebih layak dan menghasilkan banyak uang. Dengan ilmu pengetahuan, dapat merubah seorang pengamen untuk berpikir kreatif dan memulai membuka suatu usaha dengan memanfaatkan teknologi yang ada.

Studi kasus
Di Indonesia masih banyaknya anak anak bangsa yang kurang dengan pendidikan pada masa kini. Hal itu menyebakan kurangnya perkembangan di kalangan remaja remaja dalam hal teknologi dan perkembangan. Akhirnya pun menyebabkan banyaknya orang dewasa yang masih menjadi pengagguran dan mengalami kemiskinan.
Dilakukannya pendidikan gratis untuk kalangan yang tidak mampu harusnya bisa mencegah adanya kemiskinan dan pengangguran di Indonesia ini. Agar mereka bisa mendapatkan pekerjaan dan hidup yang lebih baik.

4.sebutkan dan jelaskan 3 tipe kaitan agama dengan masyarakat
Jawab:
·         Masyarakat dan nilai-nilai sakral
Masyarakat tipe ini kecil, terisolasi, dan terbelakang. Anggota masyarakat menganut agama yang sama. Oleh karenanya keanggotaan mereka dalam masyarakat, dalam kelompok keagamaan adalah sama.
·         Masyarakat-masyarakat pra industri yang sedang berkembang
Keadaan masyarakat tidak terisolasi, ada perkembangan teknologi yang lebih tinggi daripada tipe pertama. Agama memberikan arti dan ikatan kepada sistem nilai dalam tipe masyarakat ini. Dan fase kehidupan sosial diisi dengan upacara- upacara tertentu.
·         Masyarakat-masyaraka industri seculer
Masyarakat industri secular bercirikan dinamika dan teknologi semakin berpengaruh terhadap semua aspek kehidupan, sebagian besar penyesuaian- penyesuaian terhadap alam fisik, tetapi yang penting adalah penyesuaian- penyesuaian dalam hubungan kemanusiaan sendiri. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mempunyai konsekuensi penting bagi agama, Salah satu akibatnya adalah anggota masyarakat semakin terbiasa menggunakan metode empiris berdasarkan penalaran dan efisiensi dalam menanggapi masalah kemanusiaan, sehingga lingkungan yang bersifat sekular semakin meluas.

5.berikan contoh kasus konflik agama yang sering terjadi didalam masyarakat.
Jawab:
Lemahnya kekuatan pancasila di Indonesia membuat banyaknya pertanyaan akan persatuan di banyaknya agama di Indonesia. Masyarakat yang kurang memiliki rasa toleransi antara umat beragama membuat banyak perpecahan yang dipicu dari perbuatan perbuatan dimulai dari mengolok-olok suatu agama hingga langsung menjatuhkan. Akibat penyebaran info-info hoax yang sering bertebaran tentang agama membuat banyak orang bertengkar hingga terpecah belah.

Masyarakat di Indonesia harusnya mulai menyadai bahwa negara kita ini adalah negara kesatuan dari berbagai macam agama dan suku. Sehingga masyarakat bisa memiliki jiwa toleransi yang kuat. Agar bisa menghormati agama satu sama lain, karna bagaimanapun kita di Indonesia hidup bersaudara.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar